Apakah penyakit diabetes melitus adalah faktor keturunan?

Diabetes melitus adalah sebuah penyakit yang menyerang sistem hormon, terutama hormon insulin. Ketidak seimbangan yang terjadi pada hormon tersebut menyebabkan kadar gula darah tidak stabil. Hormon insulin dihasilkan oleh pankreas. Masalah yang terjadi bisa ada pada pankreasnya atau juga pada insulin itu sendiri. Masalah yang terjadi pada pankreas biasanya terjadi pada penderita diabetes tipe 1. Sedangkan masalah insulin biasanya terjadi pada diabetes tipe 2. Apakah diabetes melitus adalah penyakit berbahaya? Penyakit diabetes melitus adalah sebuah penyakit yang berbahaya. Apalagi, jika penyakit ini terdeteksi sudah dalam keadaan parah. Hal yang awal bisa menjadi pertanda bahwa seseorang menderita diabetes melitus adalah urin yang manis. Urin yang manis ini sesuai dengan harfiah dari diabetes melitus itu sendiri. Diabetes artinya air yang terus mengalir. Sedangkan melitus berarti terasa manis. Penderita diabetes sering mengalami kencing yang sering (banyak) dan terasa manis. Urin orang dengan penyakit diabetes melitus adalah manis karena mengandung gula. Jika seorang penderita diabetes kencing di luar ruangan, bekas urinnya tidak jarang akan dikerubuti semut. Penyakit diabetes sering juga dikatakan sebagai silent killer. Terkadang, seorang penderita tidak sadar bahwa dirinya mengidap diabetes. Penyakit diketahui setelah menderita berbagai komplikasi berbahaya. Akhirnya, penderita selain mengidap diabetes, tapi juga menderita berbagai penyakit berbahaya lainnya sebagai akibat komplikasi diabetes. Pengontrolan diabetes seperti menggunakan obat herbal gula darah yang manjur adalah jalan terbaik untuk memastikan diabetes tidak semakin parah. Bisakah urin dijadikan patokan untuk menentukan diabetes? Urin memang bisa menjadi manis pada orang-orang yang menderita diabetes melitus. Namun, harus dipahami bahwa tidak setiap penderita gula darah tinggi urinnya menjadi manis. Hal ini dikarenakan kadar gula dalam darah selalu lebih tinggi dari pada kadar gula dalam urin. Dengan demikian, tidak terdapat gula dalam urin bukan berarti seseorang tidak mengidap kadar gula tinggi. Sebaiknya, orang-orang yang beresiko tinggi terkena diabetes harus memeriksakan gula darahnya secara berkala. Apakah hubungan diabetes melitus dengan insulin? Banyak orang tidak memahami tentang alur ini. Diabetes melitus adalah penyakit yang mempunyai hubungan erat dengan insulin. Bisa dikatakan penyebab utama terjadinya penyakit ini ada pada insulin. Insulin sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk mengubah gula menjadi energi. Gula yang masuk melalui makanan, akan disalurkan ke dalam darah. Dari darah, gula akan diangkut oleh insulin ke sel untuk selanjutnya diproses menjadi energi. Ketika insulin bermasalah, maka gula tidak bisa diangkut dan terjadi lonjakan kadar gula di dalam darah. Masalah insulin bisa dimulai dari pankreas yang rusak. Bisa juga ada masalah pada insulin yang diproduksi. Diabetes tipe 1 terjadi karena kerusakan pankreas sebagai “pabrik” insulin, sehingga tidak dapat berproduksi. Diabetes tipe 2 terdapat masalah pada reseptor sehingga insulin menjadi resisten atau kebal. Berapa banyak penderita diabetes di sekitar kita Diabetes melitus adalah penyakit yang dipengaruhi oleh genetik dan lingkungan. Seseorang yang mempunyai riwayat keluarga mengidap diabetes, akan lebih berpeluang dari...

Read More

Berbahayakah Efek Samping Penyakit Diabetes yang Mengganggu Kesehatan Gigi dan Pencernaan?

Seorang penderita penyakit diabetes melitus memang harus terus waspada dengan berbagai macam efek samping penyakit diabetes. Namun demikian, bukan berarti anda yang belum menderita penyakit tersebut tidak perlu waspada. Justru anda yang belum menderita penyakit diabetes melitus harus lebih waspada jika anda tidak ingin menderita penyakit berbahaya ini. Taukah anda bahwa penyakit diabetes melitus ini bisa menyerang tanpa menunjukkan gejala apapun? Sudah banyak orang mengalami berbagai macam efek samping penyakit diabetes padahal mereka merasa tidak menderita penyakit diabetes melitus. Beberapa efek samping penyakit diabetes yang sering dialami oleh mereka yang merasa belum menderita penyakit diabetes melitus adalah gangguan pada kesehatan gigi dan juga pencernaan. Benarkah diabetes melitus bisa mengganggu kesehatan gigi dan juga pencernaan tubuh anda? Apa hubungan penyakit diabetes melitus dengan kesehatan gigi dan pencernaan tubuh? Jika anda ingin mengetahui lebih jelas mengenai obat tradisional diabetes kering dan efek samping penyakit diabetes tersebut, anda bisa membacanya di sini. Efek Samping Penyakit Diabetes Melitus: Apa Hubungan Penyakit Diabetes Melitus Dengan Kesehatan Gigi dan Pencernaan Mungkin saja ada beberapa dari anda yang merasa aneh membaca bahwa gangguan kesehatan gigi dan pencernaan bisa saja sebagai efek samping penyakit diabetes melitus. Apa hubungan penyakit diabetes melitus dengan gangguan kesehatan pada gigi dan juga pencernaan di dalam tubuh? Ingatkah anda bahwa seseorang yang memiliki kadar gula darah terlalu tinggi berpotensi untuk mengalami kerusakan pada beberapa sistem saraf penting di dalam tubuh? Itulah mengapa penyakit diabetes melitus bisa menyebabkan gangguan pada kesehatan gigi dan juga sistem pencernaan dalam tubuh. Karena ada sistem saraf otonom di dalam pencernaan yang mengalami kerusakan. Karena itulah, rongga mulut dan juga akar gigi beresiko mengalami masalah infeksi. Selain itu, sistem pencernaan juga dapat mengalami masalah. Beberapa orang yang mengalami kerusakan sistem saraf otonom sering mengalami gejala seperti: Mual dan bahkan muntah-muntah Perut terasa sangat tidak nyaman Nafsu makan menurun Apakah anda sering mengalami berbagai macam masalah tersebut? jika anda mulai sering merasakan masalah tersebut, maka kami sarankan anda untuk segera melakukan pengecekan kesehatan di rumah sakit. Jangan anggap anda tidak berpotensi menderita penyakit diabetes melitus. Karena hampir semua orang memiliki potensi menjadi penderita penyakit diabetes melitus terutama mereka yang hidup di era modern ini. Sebaiknya anda melakukan cek gula darah terlebih dahulu sebelum yakin bahwa anda tidak menderita penyakit diabetes melitus. Waspadai segala macam efek samping penyakit diabetes melitus termasuk efek samping yang paling kecil sekalipun. Karena hanya dengan cara itulah anda bisa mencegah penyakit diabetes...

Read More

3 Macam Penyebab Penyakit Diabetes yang Sudah Menjadi Kebiasaan Sehari-hari

Apakah selama ini anda mengira penyebab penyakit diabetes hanyalah karena faktor keturunan saja? Apakah anda sudah benar-benar yakin tidak memiliki potensi apapun untuk menderita penyakit berbahaya ini? Sebaiknya anda jangan terlalu yakin tidak bisa menderita penyakit diabetes melitus hanya karena anda tidak memiliki keturunan yang menderita penyakit diabetes. Karena faktor keturunan sebenarnya hanyalah salah satu penyebab penyakit diabetes dan bisa dikatakan faktor tersebut termasuk dalam faktor kecil saja. Sebenarnya, mayoritas orang yang hidup di jaman sekarang beresiko menjadi penderita diabetes melitus. Mengapa? Karena ternyata, ada beberapa macam faktor penyebab penyakit diabetes yang sudah menjadi kebiasaan sehari-hari orang yang hidup di jaman sekarang. Baca apa saja obat kencing manis secara tradisional dan faktor penyebab penyakit diabetes yang sudah terlanjur menjadi kebiasaan sehari-hari tersebut di artikel ini.   Hati-Hati Dengan 3 Kebiasaan Buruk Ini Ya, anda harus lebih berhati-hati dan jangan terlalu yakin bahwa anda tidak memiliki resiko untuk menjadi penderita diabetes melitus. Coba cek terlebih dahulu apakah anda memiliki beberapa macam kebiasaan yang ternyata merupakan faktor penyebab penyakit diabetes berikut ini: Sering begadang sampai tengah malam Kebiasaan begadang sampai larut malam bukanlah kebiasaan yang baik meskipun apapun alasannya. Karena ternyata, orang yang kurang tidur sangat beresiko menderita penyakit diabetes. Masalahnya adalah karena ada beberapa organ yang bisa mengalami masalah disfungsi ketika anda sering sekali kurang tidur. Jika sampai organ pankreas yang mengalami masalah disfungsi tersebut, maka bersiaplah untuk menjadi penderita diabet berikutnya. Sering meminum minuman soda, teh, dan juga kopi Minum kopi dan juga teh sudah menjadi kebiasaan banyak orang di pagi hari. Minum kopi dan juga teh sebenarnya tidak membahayakan asalkan penggunaan gula dibatasi. Khusus untuk minuman soda, sebaiknya jangan lagi dikonsumsi atau minimal kurangi meminum minuman tersebut. Karena pemanis yang digunakan di dalam minuman soda terbukti dapat memicu penyakit diabetes melitus. Sering beralasan untuk tidak berolahraga Banyak orang memiliki waktu yang sangat terbatas sampai-sampai mereka tidak sempat lagi berolahraga. Namun tahukah anda bahwa apapun alasannya, tidak berolahraga sangat berbahaya dan dapat menjadi penyebab penyakit diabetes. Tubuh yang sangat jarang bergerak juga akan mempengaruhi kinerja dari metabolisme di dalam tubuh. Ketika tubuh semakin jarang bergerak, maka metabolisme di dalam tubuh juga akan semakin menurun. Ketika metabolisme di dalam tubuh menurun, maka jelas tubuh akan semakin berpotensi mengalami masalah obesitas. Obesitas adalah faktor penyebab penyakit diabetes paling besar saat ini. Solusi Mengurangi Berbagai Macam Kebiasaan Buruk Penyebab Penyakit Diabetes Apakah kebiasaan-kebiasaan tersebut termasuk sebagai kebiasaan anda juga? Berhati-hatilah jika memang anda juga sering melakukan beberapa macam kebiasaan buruk tersebut. Mulai saat ini, sebaiknya kurangi kebiasaan buruk penyebab penyakit diabetes tersebut. Tidak sulit untuk mulai mengurangi kebiasaan tersebut. Anda bisa mencoba menggunakan tips berikut ini: Kurangi penggunaan gula pasir dan pemanis berbahaya lainnya. Ganti dengan pemanis yang aman seperti gula aren...

Read More

Faktor Penyebab Meningkatnya Kadar Gula Darah Melebihi Nilai Gula Darah Normal

Mengetahui nilai gula darah normal sangatlah penting jika saat ini anda sedang melakukan pencegahan penyakit diabetes melitus. Karena dengan mengetahui berapa sebenarnya kadar gula darah normal tersebut maka andapun bisa menentukan apakah kadar gula darah anda termasuk tinggi maupun rendah. Sebenarnya kadar gula darah sendiri bisa berubah-ubah karena berbagai macam faktor. Sebagai contohnya kadar gula darah pada saat sebelum tidur dengan kadar gula darah sehari-hari tidaklah sama. Nilai gula darah normal setelah berpuasa selama 8 jam biasanya adalah 70 sampai 110 mg/dl. Setelah mendapatkan asupan glukosa dari makanan biasanya kadar gula darah meningkat menjadi 200 mg/dl. Kadar gula darah bisa saja meningkat secara drastis tanpa anda sadari. Ada banyak sekali faktor yang dapat membuat kadar gula darah anda meningkat. Apa saja faktor yang dapat membuat kadar gula darah anda meningkat? Temukan jawabannya di artikel ini. Faktor Penyebab Meningkatnya Kadar Gula Darah Anda perlu waspada karena terkadang kadar gula darah anda bisa meningkat secara drastis melebihi nilai gula darah normal. Ada beberapa faktor yang bisa membuat kadar gula darah anda meningkat. Berikut merupakan beberapa faktor yang sering sekali menyebabkan kadar gula darah meningkat: Pola makan yang tidak sehat Beberapa orang mengalami peningkatan kadar gula darah karena penggunaan pola makan yang tidak sehat. Terlalu banyak memakan makanan yang mengandung glukosa dan juga lemak beresiko meningkatkan kadar gula darah. Hal tersebut bisa terjadi karena hormon insulin tidak mampu menyebarkan glukosa lagi karena sel di dalam tubuh tertutup oleh lemak. Jika diteruskan dan tidak segera diatasi maka masalah ini bisa meningkatkan resiko anda menderita penyakit diabetes melitus tipe 2. Organ pankreas mengalami kerusakan Selain karena kesalahan memilih makanan, peningkatan kadar gula darah secara drastis juga bisa disebabkan karena adanya kerusakan pada organ pankreas. Organ pankreas yang mengalami kerusakan tidak dapat lagi memproduksi hormon insulin. Karena tidak ada hormon insulin maka glukosa di dalam darah tidak dapat disalurkan ke sel dalam tubuh. Lama kelamaan darahpun dipenuhi dengan glukosa dan kadar gula darahpun meningkat. Masalah ini sangat beresiko menyebabkan penyakit diabetes melitus tipe 1. Meminum obat-obatan tertentu Terkadang peningkatan kadar gula darah melebihi nilai gula darah normal juga bisa terjadi dikarenakan meminum obat-obatan tertentu. Pentingnya Menjaga Agar Nilai Gula Darah Normal Sebenarnya apa pentingnya menjaga agar kadar gula darah anda tetap normal? Seperti yang sudah anda baca bahwa kadar gula darah yang melebihi angka normal dapat meningkatkan resiko anda menderita penyakit diabetes melitus. Penyakit diabetes melitus adalah salah satu penyakit yang sangat berbahaya dan jauh lebih baik untuk mencegahnya daripada mengatasinya dengan obat diabetes mellitus. Oleh sebab itu, sebaiknya mulai dari sekarang anda harus menjaga agar kadar gula darah anda tidak melebihi nilai gula darah normal jika anda tidak ingin menderita penyakit...

Read More