Informasi Penting

Bagaimana Cara Mengobati Diabetes Melitus Sampai Tuntas?

Posted by on December 15, 2015 in Pengobatan Alami | 0 comments

Bagaimana Cara Mengobati Diabetes Melitus Sampai Tuntas?

Selama ini kita hanya mengetahui satu cara mengobati diabetes melitus dengan menggunakan obat-obatan yang disarankan oleh dokter. Beberapa dari anda pasti ada yang merasakan bahwa sebenarnya cara mengobati diabetes melitus dengan menggunakan obat-obatan dari dokter sebenarnya bukanlah solusi paling ampuh. Hal tersebut terbukti dengan adanya keharusan penderita DM mengkonsumsi obat-obatan seumur hidupnya. Itu artinya, obat-obatan yang disarankan oleh dokter belum mampu mengatasi penyakit DM sampai tuntas. Obat-obatan yang disarankan oleh dokter memang hanya dapat mencegah agar penyakit diabetes melitus tidak bertambah parah. Lalu apakah ada cara lain untuk mengatasi penyakit diabetes melitus sampai tuntas? Ada satu cara mengobati penyakit diabetes secara alami yang sudah terbukti benar-benar mampu melenyapkan penyakit tersebut. Mau tau obat alami apa yang dapat membantu melenyapkan penyakit diabetes melitus tersebut? Baca info selengkapnya di artikel ini. Benarkah Obat Medis Masih Belum Mampu Mengatasi Penyakit Diabetes Melitus Sampai Tuntas? Ya, sebagian dari anda pasti masih belum yakin bahwa obat-obatan medis belum mampu mengatasi penyakit diabetes melitus sampai tuntas. Berikut ini adalah penjelasan mengapa obat medis sebenarnya bukanlah cara mengobati diabetes paling efektif: Mengapa Diabetes Melitus Tipe 1 Belum Bisa Diatasi Menggunakan Obat-Obatan Medis? Diabetes melitus tipe 1 sebenarnya belum bisa diatasi sampai tuntas menggunakan obat-obatan medis. Dunia medis biasanya menyarankan penderita DM tipe 1 untuk rutin mendapatkan suntikan insulin buatan. Insulin buatan tersebut berfungsi untuk menggantikan hormon insulin yang sudah tidak bisa lagi diproduksi oleh tubuh. Akar permasalahan penyakit diabetes melitus tipe 1 terletak pada rusaknya organ pankreas sehingga hormon insulin tidak bisa lagi diproduksi. Sebenarnya, solusi untuk mengatasi penyakit DM tipe 1 yang paling efektif adalah dengan memperbaiki sel-sel beta pankreas yang mengalami kerusakan. Mengapa Diabetes Melitus Tipe 2 Juga Belum Bisa Diatasi Sampai Tuntas Dengan Menggunakan Obat Medis? Sama halnya seperti diabetes melitus tipe 2, sebenarnya cara mengobati diabetes tipe 2 juga belum bisa dikatakan mampu melenyapkan penyakit. Diabetes melitus tipe 2 muncul dikarenakan adanya ketidakseimbangan hormon di dalam tubuh. Sedangkan obat medis yang umumnya dikonsumsi oleh penderita DM tipe 2 berfungsi untuk memacu organ pankreas untuk memproduksi lebih banyak hormon insulin. Sebenarnya, fungsi dari obat untuk DM tipe 2 ini cenderung membahayakan karena jika organ pankreas terus dipacu bekerja lebih keras, ada kemungkinan organ pankreas mengalami kerusakan. Jika organ pankreas sampai mengalami kerusakan, maka penderita DM tipe 2 juga harus rutin mendapatkan suntikan insulin buatan seperti penderita DM tipe 1. Lalu Bagaimana Cara Mengobati Diabetes Melitus yang Benar-Benar Efektif? Satu-satunya cara mengobati diabetes melitus yang paling efektif adalah dengan menggunakan kandungan zat alami yang disebut iridoid atau Proxeronine. Zat alami iridoid atau Proxeronine sudah melewati penelitian bertahun-tahun dan sudah dipastikan memang benar-benar mampu mengatasi penyakit diabetes melitus sampai tuntas. Alasan mengapa zat iridoid tersebut mampu melenyapkan penyakit diabetes melitus adalah karena fungsinya benar-benar mampu mengatasi akar permasalahan penyebab penyakit diabetes melitus. Seperti apa cara mengobati penyakit diabetes secara alami? Mari kita simak penjelasan lengkapnya di sini. Bagaimana Zat Iridoid Mampu Mengatasi Penyakit DM Sampai Tuntas? Zat iridoid terbukti mampu mengatasi penyakit diabetes melitus sampai tuntas dikarenakan mampu mengatasi akar permasalahan penyakit DM. Berikut ini adalah fungsi dari zat iridoid sehingga dinyatakan mampu membantu melenyapkan penyakit diabetes melitus: • Mampu memperbaiki sel-sel beta pankreas yang mengalami kerusakan dan bahkan meningkatkan fungsinya. • Meningkatkan kekebalan tubuh • Meningkatkan stamina tubuh • Memperbaiki masalah ketidakseimbangan hormon di dalam tubuh Lalu dimana anda bisa mendapatkan zat iridoid tersebut?...

read more

Jenis Obat Medis Diabetes Melitus yang Sering Disarankan Oleh Dokter

Posted by on December 14, 2015 in Pengobatan Kencing Manis | 0 comments

Jenis Obat Medis Diabetes Melitus yang Sering Disarankan Oleh Dokter

Ya, selama ini penderita DM memang lebih sering berusaha mengatasi penyakit yang dideritanya menggunakan obat medis diabetes. Namun taukah anda bahwa sebenarnya ada banyak sekali jenis obat medis untuk diabetes melitus? Setiap jenis obat medis penyakit diabetes melitus tersebut memiliki fungsi yang berbeda-beda. Berbeda dengan obat herbal diabetes basah, Jika salah mengkonsumsi obat medis diabetes akan sangat berbahaya. Karena fungsinya terkadang tidak cocok jika digunakan untuk penderita DM dengan kondisi tertentu. Karena itu, jika anda saat ini menderita penyakit diabetes melitus, sebaiknya pelajarilah apa saja jenis-jenis obat medis diabetes tersebut beserta fungsinya di artikel ini. 2 Jenis Pengobatan Diabetes Melitus Secara Medis Sebelum kita membicarakan lebih lanjut mengenai berbagai macam jenis obat medis diabetes yang disarankan oleh dokter, anda perlu mengetahui terlebih dahulu bahwa pengobatan penyakit diabetes melitus di dunia medis juga digolongkan menjadi 2 macam jenis. Pengobatan diabetes melitus di dunia medis digolongkan menjadi pengobatan non farmakologis dan pengobatan farmakologis. Apa Itu Pengobatan Non Farmakologis? Pengobatan non farmakologis adalah jenis pengobatan penyakit diabetes melitus pertama yang disarankan oleh dokter. Pengobatan non farmakologis sama sekali tidak menggunakan obat-obatan tertentu dalam mengontrol penyakit diabetes. Penderita DM hanya disarankan oleh dokter untuk disiplin menjalankan beberapa hal ini ketika menggunakan metode pengobatan non farmakologis: • Mengatur pola makan secara teratur • Berolahraga secara teratur dan benar • Mulai hidup sehat dengan cara tidak merokok, tidak minum minuman yang memiliki kandungan alkohol, dan juga menghilangkan berbagai macam kebiasaan buruk lainnya • Menurunkan berat badan bagi penderita DM dengan masalah kelebihan berat badan Meskipun sama sekali tidak menggunakan obat medis diabetes apapun, sebenarnya metode pengobatan ini sangat ampuh digunakan untuk mengontrol penyakit diabetes. Sayangnya, memang metode pengobatan non farmakologis ini sering gagal dilakukan dalam jangka waktu panjang. Karena mayoritas penderita DM tidak cukup disiplin dalam melakukan semua tindakan dalam metode pengobatan ini. Jika memang penderita DM gagal mengontrol penyakit yang dideritanya dengan menggunakan metode non farmakologis ini, maka dokter akan menyarankan penderita DM untuk mulai melakukan pengobatan dengan metode farmakologis. Pengobatan Diabetes Melitus Menggunakan Metode Farmakologis Metode pengobatan diabetes melitus farmakologis memang jauh berbeda jika dibandingkan dengan metode non farmakologis. Metode farmakologis mulai menggunakan obat medis diabetes jenis tertentu sesuai dengan kondisi pasien. Berikut ini adalah 4 macam jenis obat medis penyakit diabetes melitus yang sering digunakan pada metode farmakologis:   • Golongan Sulfonylurea Obat medis diabetes golongan sulfonylurea ini berfungsi untuk meningkatkan produksi insulin sehingga kadar gula darah bisa dikontrol. Obat golongan sulfonylurea ini hanya cocok dikonsumsi oleh penderita DM yang belum mengalami masalah kerusakan pada organ pankreasnya. Obat ini sangat tidak disarankan dikonsumsi sebelum tidur. Karena obat ini dapat menyebabkan penderita DM mengalami hipoglikemia selama tidur. • Golongan Biguanid Obat golongan biguanid ini berfungsi untuk meningkatkan kepekaan sel-sel di dalam tubuh sehingga dapat menerima glukosa yang dibawa oleh hormon insulin. Obat golongan biguanid ini sangat cocok dikonsumsi oleh penderita DM yang memiliki masalah kelebihan berat badan. Sayangnya, banyak penderita DM yang mengeluhkan masalah efek samping pada saluran pencernaan ketika pertama kali meminum obat golongan ini. Karena itulah, jika anda belum pernah meminum obat golongan ini sebelumnya, sebaiknya minum dengan dosis paling rendah terlebih dahulu. • Golongan Acarbose Obat golongan acarbose berfungsi untuk memperlambat proses perubahan karbohidrat menjadi glukosa. Obat ini sangat cocok dikonsumsi oleh penderita DM yang memiliki kadar gula darah puasa lebih dari 180 mg/dl. Selain itu, obat golongan acarbose ini...

read more

Cara Melakukan Olahraga Bagi Penderita Diabetes yang Aman dan Bermanfaat

Posted by on December 13, 2015 in Uncategorized | 0 comments

Cara Melakukan Olahraga Bagi Penderita Diabetes yang Aman dan Bermanfaat

Olahraga bagi penderita diabetes melitus memang bisa dikatakan memiliki efek ganda. Jika dilakukan dengan cara yang benar, olahraga dapat membantu mengontrol penyakit diabetes melitus. Namun jika dilakukan dengan cara yang salah, olahraga justru dapat mengancam kondisi kesehatan penderita DM. Namun meskipun demikian, penderita DM tetap disarankan untuk rutin berolahraga. Karena memang manfaat olahraga bagi penderita diabetes melitus begitu besar. Anda yang menderita penyakit diabetes sebenarnya tidak perlu takut berolahraga. Pelajari bagaimana cara melakukan olahraga bagi penderita diabetes melitus yang benar di artikel ini agar anda dapat merasakan manfaatnya. Apa Saja Manfaat Olahraga Bagi Penderita Diabetes? Manfaat olahraga bagi penderita diabetes melitus memang sangatlah besar. karena itulah, sebaiknya memang penderita DM mulai belajar mengenai cara berolahraga yang tepat. Berikut adalah manfaat yang bisa dirasakan oleh penderita DM yang sudah mau rutin dan mampu melakukan olahraga secara tepat:   1. Memperbaiki masalah kepekaan sel dalam menerima glukosa yang dibawa oleh hormon insulin Diabetes melitus adalah penyakit yang muncul dikarenakan banyak faktor. Salah satu faktor pemicu penyakit ini adalah adanya penurunan kepekaan sel dalam menerima glukosa yang dibawa oleh hormon insulin. Masalah tersebut bisa diatasi jika penderita DM mau rutin berolahraga dengan cara yang tepat. 2. Menurunkan dosis konsumsi obat medis Banyak penderita DM yang mengeluhkan tentang ketergantungan meminum obat-obatan medis. Dengan rutin berolahraga secara tepat, penderita DM akan merasakan manfaat seperti menurunnya dosis konsumsi obat medis. 3. Menurunkan berat badan Memiliki masalah kelebihan berat badan adalah faktor pemicu penyakit diabetes melitus. Berolahraga secara teratur dan benar adalah salah satu solusi paling baik untuk menurunkan berat badan berlebihan. 4. Menurunkan kadar kolesterol jahat Setiap orang yang menderita penyakit diabetes melitus pasti tidak ingin mengalami masalah komplikasi. Karena itu, mulai sekarang sebaiknya lakukan olahraga secara rutin. Karena olahraga yang dilakukan secara rutin dengan cara yang benar dapat menurunkan kadar kolesterol jahat. Efeknya, penderita DM akan semakin mudah menghindari masalah komplikasi. Karena mayoritas masalah komplikasi terjadi akibat tingginya kadar kolesterol jahat di dalam tubuh. 5. Membantu memperbaiki masalah pada saluran pembuluh darah Olahraga yang dilakukan secara teratur dan dengan cara yang benar juga dapat membantu memperbaiki masalah pada saluran pembuluh darah. Saluran pembuluh darah yang sehat akan membuat penderita DM merasa lebih bugar dan fit. 6. Mengurangi potensi menderita penyakit jantung Olahraga yang dilakukan secara benar dan teratur juga dapat mengurangi potensi seorang penderita DM untuk menderita penyakit jantung. 7. Meningkatkan kondisi mental dan kejiwaan Olahraga juga bisa digunakan sebagai sarana untuk meningkatkan kondisi mental sekaligus kejiwaan penderita diabetes melitus. 8. Mencegah pengeroposan tulang Penderita DM yang rajin berolahraga dengan cara yang benar juga dapat terhindar dari masalah pengeroposan tulang. 9. Meningkatkan kelenturan dan kekuatan otot Olahraga yang dilakukan secara tepat juga dapat membantu meningkatkan kelenturan dan juga kekuatan otot. 10. Mengurangi potensi seseorang untuk menderita penyakit diabetes melitus Selain bermanfaat untuk mengatasi penyakit diabetes, olahraga juga dapat membantu mengurangi potensi seseorang untuk menderita penyakit diabetes melitus. Hal-Hal Penting yang Harus Diperhatikan Oleh Penderita DM Ketika Akan Mulai Berolahraga Untuk memastikan olahraga bagi penderita diabetes melitus tidak menyebabkan masalah baru, ada beberapa hal yang harus benar-benar diperhatikan oleh penderita DM. Berikut adalah beberapa hal penting yang harus diperhatikan oleh penderita DM ketika akan mulai berolahraga: • Frekuensi Frekuensi adalah hitungan seberapa sering seorang penderita DM harus berolahraga. Karena memang olahraga yang dilakukan terlalu sering justru dapat membahayakan kesehatan penderita diabetes melitus. • Intensitas Intensitas...

read more

Pola Makanan Penderita Diabetes Ini Terbukti Ampuh Menjinakkan Penyakit Diabetes Melitus

Posted by on December 12, 2015 in Makanan Utk Diabetisi | 0 comments

Pola Makanan Penderita Diabetes Ini Terbukti Ampuh Menjinakkan Penyakit Diabetes Melitus

Makanan penderita diabetes yang diatur dengan cara yang tepat dan dilakukan dengan disiplin memang terbukti dapat membantu menjinakkan penyakit diabetes melitus. Sayangnya, mayoritas orang yang menderita penyakit diabetes melitus belum mampu mendisiplinkan diri dalam cara mengobati penyakit gula basah dan mengatur pola makan. Selain itu, beberapa dari penderita diabetes melitus bahkan belum mengetahui pola makanan penderita diabetes melitus yang tepat. Padahal resep makanan penderita diabetes tidaklah sesulit yang dibayangkan. Apakah benar mengatur makanan penderita diabetes melitus tidaklah sulit? Apakah semua penderita diabetes sebenarnya mampu melakukan hal tersebut? Mari pelajari lebih lanjut tentang makanan penderita diabetes di artikel ini. Pola Makanan Penderita Diabetes yang Dikatakan Menyehatkan Penderita diabetes melitus sebenarnya tidak perlu kebingungan dalam mengatur pola makan. Karena intinya, makanan penderita diabetes yang dikatakan menyehatkan adalah yang memiliki kandungan serat. Contoh makanan yang tinggi serat adalah seperti buah-buahan dan juga sayuran. Selain itu, penderita diabetes melituspun masih diperbolehkan makan sebanyak 3 kali dalam sehari. Permasalahannya bukan pada berapa banyak penderita diabetes boleh mengkonsumsi makanan, namun pada jenis makanan yang dikonsumsi.   Penderita Diabetes Masih Boleh Menikmati Cemilan Ya, mungkin sebagian dari anda yang menderita penyakit diabetes sedikit terkejut bahwa penderita diabetes masih diperbolehkan menikmati cemilan di antara waktu makan utama. Namun perlu anda ketahui bahwa cemilan yang boleh dikonsumsi oleh penderita diabetes juga tidak sembarangan. Cemilan yang boleh dikonsumsi oleh penderita diabetes adalah yang memiliki kandungan serat dan tidak memiliki kandungan berbahaya bagi penderita diabetes seperti karbohidrat sederhana, lemak jahat, dan juga kandungan pengawet. Buah-buahan dikatakan sebagai cemilan yang tepat untuk penderita diabetes. Buah-buahan dipilih sebagai cemilan penderita diabet karena memiliki kandungan serat yang tinggi dan sekaligus memiliki kandungan vitamin. 10 Jenis Makanan Penderita Diabetes yang Kaya Manfaat dan Rasa Makanan penderita diabetes sering dikatakan kurang lezat. Karena itulah, banyak penderita diabetes yang mencuri-curi kesempatan untuk menikmati makanan lain. Nah, apakah memang benar bahwa makanan penderita diabetes melitus itu selalu tidak enak? Jika dilihat secara sekilas, memang benar bahwa banyak resep makanan penderita diabetes yang kurang begitu mementingkan masalah rasa. Namun jika mau dicari, masih ada banyak makanan penderita diabetes yang rasanya cukup lezat dan kaya akan manfaat. Inilah contoh 10 jenis makanan yang boleh dikonsumsi oleh penderita diabetes yang memiliki rasa lezat dan kaya akan manfaat tersebut: 1. Oats Banyak orang mengatakan bahwa oats merupakan makanan penderita diabetes yang kurang begitu nikmat. Padahal, anda bisa saja menggabungkan oats dengan berbagai macam bahan makanan sehat untuk memperkaya cita rasanya. Ada banyak sekali resep makanan penderita diabetes yang menggunakan bahan dasar oats ini. Oats adalah makanan yang kaya akan karbohidrat. Karbohidrat yang ada di dalam oats juga termasuk karbohidrat yang baik bagi penderita diabetes melitus. Selain itu, oats sendiri dapat membantu mencegah anda menderita penyakit diabetes melitus. 2. Kacang kenari Kacang kenari juga termasuk sebagai makanan yang baik dikonsumsi oleh penderita diabetes melitus. Kacang kenari memiliki kandungan ALA atau Alpha Linolenic Acid yang sangat baik dalam menjaga kestabilan kadar gula darah dan juga tekanan darah. Kandungan ALA juga terbukti dapat mengurangi kemungkinan menderita penyakit jantung. Namun meskipun kacang kenari memiliki kandungan ALA, kacang kenari juga memiliki kandungan kalori yang cukup tinggi. Karena itulah, sebaiknya penderita diabetes tidak mengkonsumsi kacang kenari lebih dari 2 ons per harinya. 3. Biji rami Biji rami juga memiliki kandungan ALA sama seperti kacang kenari. Konsumsi biji rami secara teratur terbukti ampuh menjaga kestabilan kadar gula darah...

read more

Seperti Apakah Tindakan Pencegahan Diabetes Melitus yang Benar?

Posted by on December 11, 2015 in Tips Seputar Gula Darah | 0 comments

Seperti Apakah Tindakan Pencegahan Diabetes Melitus yang Benar?

Tindakan pencegahan diabetes melitus harus dilakukan dengan cara yang benar dan juga disiplin. Tanpa cara menyembuhkan diabetes melitus yang benar dan dilakukan secara disiplin, maka kemungkinan untuk terhindar dari penyakit diabetes melitus tidak akan begitu efektif. Sayangnya, banyak orang masih belum begitu memahami tentang bagaimana melakukan pencegahan penyakit diabetes melitus yang tepat. Karena itulah, tidak heran jika jumlah penderita diabetes melitus semakin lama semakin meningkat. Lalu seperti apa tindakan pencegahan diabetes melitus yang tepat? Pelajari selengkapnya di artikel ini. Apakah Ada Cara Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 1 yang Ampuh? Diabetes melitus tipe 1 dipercaya sebagai penyakit yang tidak bisa dicegah. Kepercayaan tersebut muncul disebabkan karena faktor pemicu penyakit ini adalah faktor keturunan yang tampak tidak bisa diatasi. Namun faktanya, masih ada tindakan pencegahan diabetes melitus tipe 1 yang ampuh. Berikut adalah beberapa tindakan pencegahan penyakit diabetes melitus tipe 1 yang sudah teruji keampuhannya: • Melakukan pengobatan yang sangat intensif Bagi anda yang sudah menyadari bahwa anda memiliki keturunan yang menderita penyakit diabetes melitus, sebaiknya mulailah lakukan pengobatan yang sangat intensif untuk mencegah penyakit DM tipe 1. Pengobatan intensif di sini bukanlah dengan meminum obat-obatan tertentu. Yang dimaksud dengan pengobatan intensif di sini adalah dengan menjaga pola makan, merubah pola hidup, rutin mengontrol kadar gula darah, dan juga rutin berolahraga. • Melakukan tes DNA pada anak-anak Tindakan pencegahan penyakit diabetes melitus tipe 1 yang lebih efektif lagi adalah dengan melakukan tes DNA pada anak-anak. Jika ditemukan adanya potensi untuk menderita penyakit DM tipe 1, maka secepat mungkin anak-anak tersebut diberikan obat-obatan khusus yang berfungsi untuk menjaga sel beta pankreas agar tidak diserang oleh virus. Selain itu, ada kasus khusus dimana anak-anak juga diberikan obat-obatan untuk menghambat proses otoimun. Pencegahan Penyakit Diabetes Melitus Tipe 2 Jika penyakit diabetes melitus tipe 1 bisa dicegah, maka penyakit diabetes melitus tipe 2 jauh lebih mudah untuk dicegah. Karena memang penyakit DM tipe 2 muncul karena penderitanya menggunakan pola hidup yang tidak sehat. Satu-satunya cara untuk mencegah penyakit DM tipe 2 adalah dengan hidup dengan pola yang sehat. Usahakan untuk rutin dan disiplin mengontrol kadar gula darah sekaligus tekanan darah. Selain itu, pastikan untuk menjaga berat badan agar tidak melebihi batas berat badan normal anda. Bagaimana Mencegah Penyakit Diabetes Melitus Gestasional Penyakit diabetes melitus juga dapat menyerang wanita yang sedang hamil. Diabetes melitus gestasional adalah jenis penyakit DM yang menyerang wanita hamil. Biasanya, memang penyakit DM gestasional ini akan lenyap dengan sendirinya setelah proses persalinan. Namun sebaiknya sebisa mungkin cegah penyakit ini. Karena wanita yang pernah menderita DM gestasional akan jauh lebih berpotensi untuk menderita penyakit DM tipe 2. Pencegahan diabetes melitus gestasional ini hampir sama seperti pencegahan diabetes melitus tipe 2. Wanita yang sedang hamil sebaiknya tetap menjaga pola makan dan juga rajin berkonsultasi dengan dokter terutama ketika masa kehamilan 8 hingga 10 minggu. Apakah Diabetes Melitus Pada Lansia Juga Bisa Dicegah? Diabetes melitus juga seringkali menyerang orang-orang yang berusia lanjut. Memang banyak orang mengatakan bahwa tidak ada tindakan pencegahan diabetes melitus pada orang-orang usia lanjut. Namun hal tersebut sebenarnya kurang tepat. Karena orang-orang yang berusia lanjut masih bisa terhindar dari penyakit DM asalkan mereka mau menjaga pola makan, rutin berolahraga, dan juga disiplin dalam mengontrol kadar gula darah dan juga tekanan...

read more

Sulitkah Mencegah Komplikasi Bagi Orang yang Menderita Penyakit Diabetes Melitus? (Bag 4)

Posted by on December 10, 2015 in Komplikasi | 0 comments

Sulitkah Mencegah Komplikasi Bagi Orang yang Menderita Penyakit Diabetes Melitus? (Bag 4)

Komplikasi memang adalah masalah yang paling ditakuti oleh semua orang yang menderita penyakit diabetes melitus. Hal tersebut wajar karena ketika seorang penderita DM mengalami komplikasi, maka mereka akan semakin kesulitan menjalani hidupnya. Lalu apakah komplikasi begitu sulitnya untuk dicegah? Apakah memang komplikasi selalu akan dialami oleh penderita diabetes melitus? Sebenarnya, komplikasi bisa dicegah. Namun memang untuk mencegah komplikasi dibutuhkan sikap disiplin yang tinggi. Bagi anda yang siap mendisiplinkan diri, anda bisa mempelajari tentang bagaimana cara mencegah komplikasi di artikel ini. Solusi Terbaik Agar Penderita DM Bisa Terhindar Dari Komplikasi Ya, komplikasi pada penderita diabetes melitus sebenarnya masih sangat bisa dicegah. Lakukan tindakan pencegahan berikut ini dengan disiplin: • Usahakan untuk menjaga berat badan anda agar tidak melebihi berat badan normal. Bila saat ini anda memiliki kelebihan berat badan, maka segera kurangi berat badan anda dengan mengatur pola makan dan melakukan olahraga secara rutin. • Selalu rutin mengontrol kadar gula darah beserta tekanan darah. Usahakan untuk selalu menjaga kadar gula darah dan tekanan darah agar tidak terlalu melebihi batas normal. • Hindari semua kebiasaan buruk seperti merokok dan minum minuman yang memiliki kandungan alkohol. Karena kebiasaan tersebut akan semakin meningkatkan resiko anda mengalami aterosklerosis. • Mulailah hidup sehat dengan mengontrol pola makan. Biasakan untuk mengkonsumsi makanan sehat yang tidak mengandung lemak jahat. Ada cukup banyak jenis makanan sehat yang cukup nikmat untuk disantap oleh penderita DM. • Berkonsultasilah dengan dokter secara rutin untuk menghindari masalah komplikasi yang kemunculannya tidak terdeteksi. Apakah Benar Ada Solusi yang Dapat Melenyapkan Penyakit Diabetes Melitus? Memang benar bahwa masalah utama yang dialami oleh semua penderita diabetes melitus adalah keharusan untuk mengkonsumsi obat-obatan seumur hidup. Namun sebenarnya saat ini sudah ada obat alami yang mampu mengatasi penyakit diabetes melitus sampai akar permasalahannya. Dengan menggunakan obat alami tersebut, anda tidak hanya bisa terbebas dari keharusan mengkonsumsi obat-obatan kimia lagi. Bahkan andapun bisa kembali hidup normal tanpa penyakit diabetes melitus. Obat Alami yang Sudah Terbukti Mampu Melenyapkan Penyakit Diabetes Melitus Ya, memang sudah ditemukan satu obat alami yang dapat melenyapkan penyakit diabetes melitus. Mengapa obat alami tersebut dapat mengatasi penyakit diabetes melitus sampai tuntas disebabkan karena adanya zat iridoid di dalamnya. Zat iridoid adalah zat alami yang sudah diteliti dan dibuktikan secara klinis mampu mengatasi penyakit diabetes melitus sampai tuntas. Zat iridoid terbukti mampu mengatasi penyakit DM sampai tuntas karena memiliki khasiat seperti: • Dapat memperbaiki sel-sel yang mengalami kerusakan termasuk sel beta pankreas. Ketika sel beta pankreas kembali berfungsi, maka penyakit DM bisa diatasi sampai tuntas terutama DM tipe 1. • Dapat meningkatkan kekebalan tubuh • Berkhasiat dalam meningkatkan stamina tubuh • Membantu menyeimbangkan sistem hormon di dalam tubuh. Hal ini dapat membantu penderita DM tipe 2 untuk bisa kembali hidup normal. • Bukan hanya memperbaiki sel-sel yang mengalami kerusakan saja, zat iridoid juga mampu meningkatkan fungsinya. Lalu dimana anda bisa mendapatkan zat iridoid tersebut? Jika anda memang benar-benar ingin kembali hidup bebas dari penyakit diabetes melitus, maka anda bisa mencoba meminum Tahitian Noni. Tahitian Noni memiliki kandungan zat iridoid di dalamnya. Produk ini sudah membantu banyak orang yang menderita DM. Khasiat dan keamanan produk Tahitian Noni sudah tidak perlu lagi anda ragukan. Karena anda bukanlah orang pertama yang akan mencoba...

read more

Awas! Komplikasi Bukan Satu-Satunya Masalah yang Bisa Dialami Oleh Penderita DM (Bag 3)

Posted by on December 9, 2015 in Komplikasi Kencing Manis | 0 comments

Awas! Komplikasi Bukan Satu-Satunya Masalah yang Bisa Dialami Oleh Penderita DM (Bag 3)

Komplikasi memang satu masalah yang umum ditakuti oleh penderita DM. Namun sebenarnya, masih ada masalah lain yang sebaiknya diwaspadai oleh penderita DM. Selain komplikasi, penderita DM juga berpotensi untuk mengalami berbagai macam kondisi medis serius. Mau tau apa saja kondisi medis serius yang juga bisa dialami oleh penderita DM tersebut? Baca penjelasan lengkapnya di artikel ini. Beragam Kondisi Medis Serius yang Rawan Dialami Oleh Penderita DM Ya, penderita DM juga sangat rawan mengalami beberapa macam kondisi medis. Bisa dikatakan, kondisi medis tersebut juga dapat menyebabkan bahaya yang setara dengan komplikasi akibat DM. Berikut ini merupakan beberapa macam kondisi medis serius yang wajib diwaspadai kemunculannya oleh setiap orang yang menderita penyakit diabetes melitus: A. Rawan Mengalami Stroke Diabetes melitus memang bukanlah penyakit penyebab stroke pertama. Penyebab stroke nomor satu adalah penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi. Namun jangan terkecoh dengan fakta tersebut. Meskipun bukan menjadi penyebab nomor satu, penyakit diabetes melitus adalah penyakit yang dapat memicu penyakit hipertensi. Itulah mengapa, meskipun bukan menjadi penyakit penyebab stroke nomor satu, penyakit diabetes melitus masih memiliki potensi yang cukup besar untuk menyebabkan stroke. Mengapa Penyakit DM Berpotensi Menyebabkan Penderitanya Mengalami Stroke? Penyakit DM memang berpotensi menyebabkan stroke. Hal tersebut disebabkan karena beberapa faktor yang umumnya dimiliki oleh penderita diabetes melitus. Berikut adalah beberapa macam faktor pemicu stroke yang umumnya dimiliki oleh penderita DM: • Memiliki masalah kelebihan berat badan • Kadar kolesterol jahat LDL sangat tinggi • Sering merokok dan juga minum minuman beralkohol • Masih sulit mengontrol pola makan • Kurang olahraga Apa Kaitan Stroke Dengan Penyakit Diabetes Melitus? Stroke dan diabetes melitus memiliki kaitan yang cukup erat. Menurut penelitian, seseorang yang masih belum mampu mengontrol kadar gula darahnya akan memiliki resiko lebih besar untuk mengalami stroke. Setiap penderita DM yang memiliki kadar gula darah lebih dari 200 mg/dl semakin mudah mengalami stroke dibandingkan dengan penderita DM yang memiliki kadar gul darah kurang dari 200 mg/dl. Kadar gula dalam darah yang melebihi 200 mg/dl meningkatkan persentase terjadinya pendarahan di otak sebesar 25%. B. Rawan Mengalami Borok di Kaki Seorang penderita DM yang belum mampu mengontrol kadar gula darah juga sangat berpotensi mengalami masalah borok di bagian kaki. Borok yang dialami oleh penderita DM kebanyakan memiliki bentuk seperti kawah. Masalah ini terjadi karena lapisan lendir di bawah kulit mengalami kerusakan. Apakah Masalah Borok Sangat Fatal Bagi Penderita Diabetes? Masalah borok bukanlah masalah yang ringan bagi penderita diabetes melitus. Masalah ini akan berkembang menjadi masalah serius jika tidak segera ditangani dengan tepat. Awalnya, mungkin masalah borok ini terlihat begitu ringan. Namun jika dibiarkan, borok akan berkembang menjadi masalah pembusukan. Jika pembusukan sudah terjadi, maka satu-satunya cara untuk mengatasinya adalah dengan melakukan amputasi pada bagian tubuh yang mengalami pembusukan. C. Rawan Mengalami Masalah Seksual Penderita DM juga sangat rawan mengalami masalah seksual. Perlu anda ketahui juga bahwa masalah seksual tidak hanya bisa dialami oleh penderita DM pria. Wanita yang menderita penyakit diabetes melitus juga rawan mengalami masalah seksual. Macam-Macam Masalah Seksual yang Sering Dialami Oleh Penderita Diabetes Melitus Pria Ada cukup banyak masalah seksual yang berpotensi untuk dialami oleh pria yang menderita penyakit diabetes melitus. Inilah 3 macam masalah seksual yang sangat sering dialami oleh pria yang menderita penyakit diabetes melitus: • Impotensi Masalah seksual ini terjadi disebabkan karena penyempitan saluran pembuluh darah yang menuju ke alat kelamin. Ketika saluran pembuluh darah menyempit, maka aliran...

read more

Komplikasi DM Kronis, Ancaman Serius Bagi Penderita Diabetes Melitus (Bag 2)

Posted by on December 8, 2015 in Komplikasi Kencing Manis | 0 comments

Komplikasi DM Kronis, Ancaman Serius Bagi Penderita Diabetes Melitus (Bag 2)

Komplikasi DM adalah salah satu ancaman serius yang sebaiknya benar-benar diwaspadai oleh siapa saja yang menderita penyakit diabetes melitus. Tentunya anda sudah mengetahui seperti apa berbahayanya komplikasi akut DM dalam pembahasan artikel pertama. Pada artikel ini, kita akan memberikan informasi tentang seberapa berbahayanya komplikasi penyakit DM lain yaitu komplikasi kronis. Perbedaan Komplikasi Akut DM dan Komplikasi Kronis DM Komplikasi akut DM dan komplikasi DM kronis sangatlah berbeda. Dari segi kemunculannya, komplikasi kronis muncul secara perlahan-lahan. Sedangkan dari tingkat bahayanya, akibat yang ditimbulkan oleh komplikasi kronis jauh lebih besar dibandingkan dengan komplikasi akut. Komplikasi kronis yang tidak cepat diatasi dapat merusak organ-organ penting di dalam tubuh anda. Ada cukup banyak organ penting yang dapat mengalami kerusakan akibat komplikasi DM kronis. Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai organ penting apa saja yang berpotensi mengalami kerusakan dan juga gejala-gejalanya: A. Kerusakan Organ Jantung Organ jantung adalah organ vital pertama yang dapat mengalami kerusakan akibat komplikasi kronis. kerusakan organ jantung pada penderita DM akan memicu cukup banyak masalah baru. Berikut adalah beberapa macam masalah yang sering dialami oleh penderita DM berhubungan dengan organ jantung dan saluran pembuluh darah: • Berpotensi mengalami serangan jantung • Nyeri di bagian dada • Memiliki tekanan darah tinggi • Menderita penyakit jantung koroner Penyebab semua masalah tersebut awalnya adalah terjadinya kerusakan dinding pembuluh darah akibat kadar gula darah terlalu tinggi. Ketika dinding pembuluh darah mengalami kerusakan, secara otomatis kolesterol akan menumpuk di dinding pembuluh darah. Ketika kolesterol menumpuk di dinding pembuluh darah, maka saluran pembuluh darah akan mengalami masalah penyempitan. Saluran pembuluh darah yang menyempit akan membuat organ jantung bekerja lebih berat dalam memompa darah. Selain organ jantung beresiko mengalami kerusakan, tekanan darahpun akan meningkat disebabkan oleh penyempitan saluran pembuluh darah tersebut. Adakah Gejala-Gejala yang Dirasakan Ketika Penderita DM Mulai Menderita Penyakit Jantung? Seorang penderita diabetes melitus akan merasakan beberapa macam gejala ketika mereka mulai menderita penyakit jantung. Berikut adalah beberapa gejala yang dirasakan ketika anda menderita penyakit jantung akibat komplikasi DM kronis: • Dada terasa nyeri • Sering mengalami sakit kepala • Berkeringat lebih banyak dari biasanya • Mudah merasa letih dan lesu • Sesak nafas • Detak jantung menjadi sangat cepat dan tidak beraturan Namun meskipun ada beberapa macam gejala yang bisa dijadikan pertanda, terkadang penderita DM juga bisa tidak merasakan gejala apapun ketika mereka menderita penyakit jantung. Penyebab utama mengapa penderita DM bisa saja tidak merasakan gejala apapun saat menderita penyakit jantung dikarenakan sistem saraf tubuh mengalami kerusakan. Ketika sistem saraf mengalami kerusakan, maka gejala-gejala penyakit tertentu menjadi tidak terasa lagi. Jenis Penyakit Jantung yang Sering Muncul Disebabkan Oleh Komplikasi DM Kronis Ada banyak jenis penyakit jantung dan tidak semua jenis penyakit jantung berpotensi diderita oleh penderita diabetes melitus. Umumnya, komplikasi DM kronis lebih berpotensi menyebabkan penderita DM untuk menderita penyakit jantung koroner. Hal ini disebabkan karena mayoritas penderita diabetes melitus lebih sering mengalami masalah penyempitan saluran pembuluh darah pada saluran pembuluh darah bagian koroner. Jenis Penyakit Diabetes Melitus Apa yang Lebih Beresiko Menyebabkan Penyakit Jantung Koroner? Penyakit jantung koroner memang lebih beresiko diderita oleh orang-orang yang menderita penyakit diabetes melitus tipe 2. Hal ini disebabkan oleh pola makan yang tidak sehat. Namun demikian, penderita DM tipe 1 juga memiliki resiko untuk menderita penyakit jantung koroner sebagai akibat dari komplikasi DM kronis. Sebaiknya penderita DM tipe 1 juga berhati-hati dan waspada dengan penyakit jantung, terutama jika...

read more

Kupas Tuntas Pengertian Hipoglikemia, Hiperglikemia, DHS Pada Penyakit Diabetes Melitus

Posted by on December 7, 2015 in Mengenal Kencing Manis | 0 comments

Kupas Tuntas Pengertian Hipoglikemia, Hiperglikemia, DHS Pada Penyakit Diabetes Melitus

Sebagai penderita diabetes melitus, sangat penting bagi anda untuk memahami pengertian hipoglikemia, hiperglikemia dan juga DHS atau Diabetic Hypersonolar Syndrome. Mengapa anda yang menderita penyakit diabetes minimal harus memahami semua hal tersebut? Alasan mengapa anda harus memahami pengertian dari hipoglikemia, hiperglikemia, dan juga DHS adalah untuk mempermudah mencegah maupun mengatasi semua masalah tersebut. Hiperglikemia, hipoglikemia, dan juga DHS merupakan jenis komplikasi yang rawan dialami oleh penderita diabetes melitus. Sebagai penderita diabetes, tentunya anda sudah memahami bahwa komplikasi yang disebabkan oleh penyakit yang anda derita sangatlah berbahaya bukan? Oleh karena itu, jika sampai saat ini anda belum paham mengenai berbagai macam jenis komplikasi yang diakibatkan oleh penyakit yang anda derita, anda bisa mempelajarinya di website ini. Pembahasan mengenai komplikasi yang disebabkan oleh penyakit diabetes akan dibagi dalam 4 artikel. Berikut ini adalah 4 artikel yang membahas tentang komplikasi akibat penyakit diabetes di dalam website ini: 1. Komplikasi akut (pengertian hipoglikemia, hiperglikemia, dan juga DHS) 2. Komplikasi kronis (kerusakan pada organ ginjal, mata, jantung, dan juga sistem saraf di dalam tubuh) 3. Berbagai macam penyakit berbahaya yang rawan muncul disebabkan oleh penyakit diabetes melitus. 4. Solusi untuk mengatasi maupun mencegah komplikasi yang disebabkan oleh penyakit diabetes melitus. Komplikasi Akut, Komplikasi yang Disebabkan Oleh Penyakit Diabetes Stadium Awal Komplikasi akut merupakan jenis komplikasi yang dapat dialami oleh penderita diabetes melitus tipe apapun. Komplikasi akut biasanya muncul secara tiba-tiba. Itulah mengapa banyak penderita diabetes yang tidak menghiraukan kemunculannya. Meskipun tampak tidak membahayakan, namun sebenarnya jika dibiarkan komplikasi akut inipun dapat menyebabkan masalah serius bahkan bisa menyebabkan penderita diabetes kehilangan nyawanya. Komplikasi akut bisa terjadi tidak hanya disebabkan karena kadar gula dalam darah terlalu tinggi. Komplikasi ini juga bisa terjadi akibat kadar gula darah terlalu rendah. Jika dilihat dari tinggi rendahnya kadar gula darah, komplikasi akut dibagi menjadi beberapa macam jenis. Berikut ini adalah penjelasan lengkap semua jenis komplikasi akut pada penderita diabetes melitus: Pengertian Hipoglikemia Sebagai Salah Satu Jenis Komplikasi Akut Hipoglikemia merupakan jenis komplikasi akut pertama yang perlu diwaspadai kemunculannya. Hipoglikemia disebabkan karena kadar gula dalam darah terlalu rendah. Melihat dari penyebabnya, hipoglikemia ini memang lebih sering dialami oleh penderita diabetes melitus yang membutuhkan suntikan insulin. Berikut ini adalah pengertian hipoglikemia yang perlu diperhatikan oleh penderita diabetes melitus: Hipoglikemia bukanlah komplikasi yang bisa diremehkan. Penderita diabetes yang mengalami hipoglikemia sebaiknya segera dilarikan ke rumah sakit. Karena jika sampai terlambat mendapatkan penanganan intensif, penderita diabetes melitus beresiko kehilangan nyawanya. Adakah Cara Efektif Untuk Mencegah Hipoglikemia Bagi Penderita Diabetes? Setelah memahami pengertian dari hipoglikemia dan melihat betapa berbahayanya komplikasi ini, maka sebaiknya kami sarankan anda untuk sebisa mungkin melakukan tindakan pencegahan. Berikut ini adalah beberapa tindakan pencegahan hipoglikemia yang cukup efektif jika dilakukan secara disiplin: • Atur jadwal mendapatkan suntikan insulin dan taati jadwal tersebut Penyebab utama mengapa seorang penderita diabetes bisa mengalami hipoglikemia adalah karena terlambat mendapatkan suntikan insulin maupun dosis suntikan insulin tidak sesuai dengan yang tubuh butuhkan. Mulai sekarang, atur jadwal mendapatkan suntikan dan sesuaikan dosisnya. Jika dilakukan secara disiplin, maka resiko anda sebagai penderita diabetes untuk mengalami hipoglikemia akan semakin kecil. • Lakukan olahraga sesuai dengan aturan yang benar Olahraga tidak bisa dilakukan secara asal-asalan oleh penderita diabetes. jika dilakukan secara asal-asalan, olahraga justru dapat menyebabkan hipoglikemia. Pelajari terlebih dahulu aturan-aturan melakukan olahraga untuk penderita diabetes sehingga anda bisa terhindar dari komplikasi dan mendapatkan manfaat maksimal dari olahraga. Pengertian Hipoglikemia...

read more

Awas! Kemunculan Gejala Penyakit Diabetes Ini Pertanda Bahaya Bagi Kesehatan Anda

Posted by on December 5, 2015 in Gejala Dan Tanda | 0 comments

Awas! Kemunculan Gejala Penyakit Diabetes Ini Pertanda Bahaya Bagi Kesehatan Anda

Kemunculan gejala penyakit diabetes melitus merupakan pertanda bahaya bagi kesehatan tubuh anda. Karena setiap orang yang mulai merasakan gejala penyakit diabetes melitus pastilah mulai memiliki masalah pada kadar gula darahnya. Jika sampai tidak segera ditangani, gejala penyakit diabetes melitus tersebut akan semakin bertambah parah. Seperti apa ciri-ciri gejala penyakit diabetes melitus yang harus anda waspadai tersebut? Mari pelajari selengkapnya mengenai ciri-ciri dari penyakit diabetes melitus di artikel ini. Apa Saja Gejala Penyakit Diabetes Di Awal Kemunculannya? Seseorang yang memang berpotensi untuk menderita penyakit diabetes melitus kemungkinan akan merasakan beberapa gejala-gejala aneh pada tubuhnya. Gejala penyakit diabetes melitus bisa disebabkan karena kadar gula darah terlalu tinggi maupun kadar gula darah terlalu rendah. Gejala penyakit diabetes yang dikarenakan penurunan kadar gula darah sering disebut dengan hipoglikemia. Sedangkan gejala yang disebabkan oleh peningkatan kadar gula darah disebut dengan hiperglikemia. Berikut ini adalah masing-masing gejala yang dirasakan ketika seseorang mengalami hipoglikema maupun hiperglikemia: Gejala hipoglikemia: • Sering merasa kelaparan • Sulit berkonsentrasi • Pandangan kabur • Detak jantung tidak beraturan • Tubuh mengeluarkan keringat melebihi porsi normal • Tubuh gemetar • Pingsan dan bahkan koma Gejala hiperglikemia: • Sering buang air kecil • Sering merasa kehausan • Berat badan mengalam penurunan sangat drastis dan tanpa sebab yang jelas • Penglihatan kabur • Mengalami gatal-gatal dan infeksi pada kulit Gejala penyakit diabetes sangatlah berbahaya jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat dengan cara menyembuhkan diabetes tipe 2 atau terapi yang rutin. Sebaiknya jangan remehkan gejala hiperglikemia maupun hipoglikemia. Karena keduanya dapat menyebabkan kematian jika sampai terlambat diatasi. Apakah Penderita DM Selalu Mengalami Gejala Hipoglikemia Atau Hiperglikemia? Memang tidak selamanya penderita DM akan mengalami gejala hiperglikemia maupun hipoglikemia. Karena itulah, kami sangat menghimbau anda untuk mulai mengurangi berbagai macam faktor pemicu penyakit diabetes melitus selain waspada dengan gejala-gejala penyakit diabetes melitus yang sudah dijelaskan sebelumnya. Hal tersebut disebabkan karena saat ini mulai banyak penderita DM yang tidak merasakan gejala apapun. Mereka baru mulai merasakan gejala-gejala aneh setelah penyakit diabetes yang mereka derita bertambah parah. Faktor Pemicu Penyakit Diabetes yang Sebisa Mungkin Perlu Anda Kurangi Karena tidak semua penderita DM akan merasakan gejala penyakit diabetes melitus, maka selain tetap waspada dengan gejala-gejalanya, kami juga mengharapkan anda untuk mulai mengurangi faktor-faktor pemicu penyakit DM berikut ini: • Obesitas atau kelebihan berat badan • Kadar gula darah dan tekanan darah sangat tinggi • Kurang olahraga • Tidak mengatur pola makan (terlalu sering memakan makanan yang mengandung lemak jahat) • Kadar kolesterol jahat LDL dan trigliserida sangat tinggi • Menderita penyakit hipertensi • Pernah mengalami stroke • Menderita penyakit jantung • Berusia lebih dari 40 tahun • Memiliki keturunan penderita diabetes melitus Apakah anda memiliki salah satu atau beberapa faktor pemicu penyakit diabetes melitus tersebut? jika memang anda memiliki atau melakukan hal-hal yang dapat memicu munculnya penyakit DM, maka sebaiknya mulailah belajar untuk mengurangi faktor-faktor pemicu tersebut. Dengan disiplin menjaga kesehatan dan mengurangi sebanyak mungkin faktor pemicu penyakit DM, maka anda akan memiliki kesempatan yang lebih besar untuk dapat terhindar dari penyakit...

read more