Awas! Komplikasi Bukan Satu-Satunya Masalah yang Bisa Dialami Oleh Penderita DM (Bag 3)

Posted by in Komplikasi Kencing Manis

Komplikasi memang satu masalah yang umum ditakuti oleh penderita DM. Namun sebenarnya, masih ada masalah lain yang sebaiknya diwaspadai oleh penderita DM.

Selain komplikasi, penderita DM juga berpotensi untuk mengalami berbagai macam kondisi medis serius.

Mau tau apa saja kondisi medis serius yang juga bisa dialami oleh penderita DM tersebut? Baca penjelasan lengkapnya di artikel ini.

Beragam Kondisi Medis Serius yang Rawan Dialami Oleh Penderita DM

Ya, penderita DM juga sangat rawan mengalami beberapa macam kondisi medis. Bisa dikatakan, kondisi medis tersebut juga dapat menyebabkan bahaya yang setara dengan komplikasi akibat DM.

Berikut ini merupakan beberapa macam kondisi medis serius yang wajib diwaspadai kemunculannya oleh setiap orang yang menderita penyakit diabetes melitus:

A. Rawan Mengalami Stroke

Diabetes melitus memang bukanlah penyakit penyebab stroke pertama. Penyebab stroke nomor satu adalah penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Namun jangan terkecoh dengan fakta tersebut. Meskipun bukan menjadi penyebab nomor satu, penyakit diabetes melitus adalah penyakit yang dapat memicu penyakit hipertensi.

Itulah mengapa, meskipun bukan menjadi penyakit penyebab stroke nomor satu, penyakit diabetes melitus masih memiliki potensi yang cukup besar untuk menyebabkan stroke.

Mengapa Penyakit DM Berpotensi Menyebabkan Penderitanya Mengalami Stroke?

Penyakit DM memang berpotensi menyebabkan stroke. Hal tersebut disebabkan karena beberapa faktor yang umumnya dimiliki oleh penderita diabetes melitus.

Berikut adalah beberapa macam faktor pemicu stroke yang umumnya dimiliki oleh penderita DM:

• Memiliki masalah kelebihan berat badan

• Kadar kolesterol jahat LDL sangat tinggi

• Sering merokok dan juga minum minuman beralkohol

• Masih sulit mengontrol pola makan

• Kurang olahraga

Apa Kaitan Stroke Dengan Penyakit Diabetes Melitus?

Stroke dan diabetes melitus memiliki kaitan yang cukup erat. Menurut penelitian, seseorang yang masih belum mampu mengontrol kadar gula darahnya akan memiliki resiko lebih besar untuk mengalami stroke.

Setiap penderita DM yang memiliki kadar gula darah lebih dari 200 mg/dl semakin mudah mengalami stroke dibandingkan dengan penderita DM yang memiliki kadar gul darah kurang dari 200 mg/dl.

Kadar gula dalam darah yang melebihi 200 mg/dl meningkatkan persentase terjadinya pendarahan di otak sebesar 25%.

B. Rawan Mengalami Borok di Kaki

Seorang penderita DM yang belum mampu mengontrol kadar gula darah juga sangat berpotensi mengalami masalah borok di bagian kaki.

Borok yang dialami oleh penderita DM kebanyakan memiliki bentuk seperti kawah. Masalah ini terjadi karena lapisan lendir di bawah kulit mengalami kerusakan.

Apakah Masalah Borok Sangat Fatal Bagi Penderita Diabetes?

Masalah borok bukanlah masalah yang ringan bagi penderita diabetes melitus. Masalah ini akan berkembang menjadi masalah serius jika tidak segera ditangani dengan tepat.

Awalnya, mungkin masalah borok ini terlihat begitu ringan. Namun jika dibiarkan, borok akan berkembang menjadi masalah pembusukan.

Jika pembusukan sudah terjadi, maka satu-satunya cara untuk mengatasinya adalah dengan melakukan amputasi pada bagian tubuh yang mengalami pembusukan.

C. Rawan Mengalami Masalah Seksual

Penderita DM juga sangat rawan mengalami masalah seksual. Perlu anda ketahui juga bahwa masalah seksual tidak hanya bisa dialami oleh penderita DM pria. Wanita yang menderita penyakit diabetes melitus juga rawan mengalami masalah seksual.

Macam-Macam Masalah Seksual yang Sering Dialami Oleh Penderita Diabetes Melitus Pria

Ada cukup banyak masalah seksual yang berpotensi untuk dialami oleh pria yang menderita penyakit diabetes melitus.

Inilah 3 macam masalah seksual yang sangat sering dialami oleh pria yang menderita penyakit diabetes melitus:

• Impotensi

Masalah seksual ini terjadi disebabkan karena penyempitan saluran pembuluh darah yang menuju ke alat kelamin.

Ketika saluran pembuluh darah menyempit, maka aliran darah menuju alat kelamin akan berkurang dan efeknya pria tidak bisa lagi mengalami ereksi.

• Menurunnya nafsu seksual

Seorang pria yang menderita penyakit diabetes melitus dan lalai dalam mengontrol kadar gula darah juga beresiko mengalami penurunan nafsu seksual.

Penurunan nafsu seksual ini terjadi disebabkan oleh banyaknya organ penting di dalam tubuh yang mengalami kerusakan.

Semakin banyak organ penting yang mengalami kerusakan akan menyebabkan tubuh tidak fit. Akibatnya, nafsu seksual juga akan menurun.

• Munculnya infeksi jamur di ujung alat kelamin

Kadar gula darah yang terlalu tinggi juga memicu munculnya infeksi jamur di ujung alat kelamin. Masalah ini tampak seperti bukan masalah yang serius.

Namun sebenarnya inilah salah satu penyebab mengapa penderita diabetes melitus pria selalu merasa kesakitan setiap kali melakukan hubungan seksual dengan pasangannya.

Bagaimana Cara Mengatasi Masalah Seksual Bagi Penderita Diabetes?

Sebenarnya, masalah seksual yang dialami oleh penderita diabetes melitus pria masih bisa diatasi. Salah satu cara mengatasi masalah seksual ini adalah dengan rutin dan disiplin dalam mengontrol kadar gula darah atau dengan menggunakan obat herbal untuk penyakit kencing manis yang cocok untuk anda.

Selain itu, ada baiknya pria yang sudah mengalami masalah seksual akibat penyakit diabetes melitus yang dideritanya juga rutin berkonsultasi dengan dokter.

Karena memang kemungkinan besar masalah seksual tidak hanya dapat dialami karena faktor fisik saja. Faktor psikis juga mampu menyebabkan munculnya masalah seksual pada pria.

POS, Masalah Seksual yang Sering Dialami Wanita yang Menderita Penyakit Diabetes Melitus

Wanita yang menderita penyakit diabetes melitus dan masih sering lalai mengontrol penyakit yang dideritanya juga berpotensi mengalami masalah seksual.

POS atau Polycystic Ovarian Syndrome adalah masalah seksual yang beresiko dialami oleh diabetesi wanita.

Gejala Wanita yang Mengalami POS

Seorang wanita penderita diabetes melitus akan merasakan beberapa gejala tertentu ketika mereka sedang mengalami masalah seksual POS.

Berikut ini merupakan gejala-gejala wanita yang mengalami POS:

• Kesulitan hamil

• Tidak mengalami menstruasi

• Tidak mengalami masa ovulasi

• Tumbuh rambut di bagian-bagian tubuh yang tidak seharusnya
Polycystic Ovarian Syndrome ini umumnya terjadi akibat kelebihan berat badan, resistensi insulin, dan juga intoleransi glukosa.

Masalah Seksual Pada Diabetesi Wanita Selain POS

Diabetesi wanita juga berpotensi mengalami masalah seksual selain POS. Wanita yang menderita penyakit diabetes melitus dan masih sering gagal mengontrol kadar gula darahnya juga berpotensi mengalami masalah seksual seperti munculnya infeksi jamur pada alat kelamin.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *