Cara Melakukan Olahraga Bagi Penderita Diabetes yang Aman dan Bermanfaat

Posted by in Uncategorized

Olahraga bagi penderita diabetes melitus memang bisa dikatakan memiliki efek ganda. Jika dilakukan dengan cara yang benar, olahraga dapat membantu mengontrol penyakit diabetes melitus.

Namun jika dilakukan dengan cara yang salah, olahraga justru dapat mengancam kondisi kesehatan penderita DM.

Namun meskipun demikian, penderita DM tetap disarankan untuk rutin berolahraga. Karena memang manfaat olahraga bagi penderita diabetes melitus begitu besar.

Anda yang menderita penyakit diabetes sebenarnya tidak perlu takut berolahraga. Pelajari bagaimana cara melakukan olahraga bagi penderita diabetes melitus yang benar di artikel ini agar anda dapat merasakan manfaatnya.

Apa Saja Manfaat Olahraga Bagi Penderita Diabetes?

Manfaat olahraga bagi penderita diabetes melitus memang sangatlah besar. karena itulah, sebaiknya memang penderita DM mulai belajar mengenai cara berolahraga yang tepat.

Berikut adalah manfaat yang bisa dirasakan oleh penderita DM yang sudah mau rutin dan mampu melakukan olahraga secara tepat:

 

1. Memperbaiki masalah kepekaan sel dalam menerima glukosa yang dibawa oleh hormon insulin

Diabetes melitus adalah penyakit yang muncul dikarenakan banyak faktor. Salah satu faktor pemicu penyakit ini adalah adanya penurunan kepekaan sel dalam menerima glukosa yang dibawa oleh hormon insulin. Masalah tersebut bisa diatasi jika penderita DM mau rutin berolahraga dengan cara yang tepat.

2. Menurunkan dosis konsumsi obat medis

Banyak penderita DM yang mengeluhkan tentang ketergantungan meminum obat-obatan medis.

Dengan rutin berolahraga secara tepat, penderita DM akan merasakan manfaat seperti menurunnya dosis konsumsi obat medis.

3. Menurunkan berat badan

Memiliki masalah kelebihan berat badan adalah faktor pemicu penyakit diabetes melitus. Berolahraga secara teratur dan benar adalah salah satu solusi paling baik untuk menurunkan berat badan berlebihan.

4. Menurunkan kadar kolesterol jahat

Setiap orang yang menderita penyakit diabetes melitus pasti tidak ingin mengalami masalah komplikasi.

Karena itu, mulai sekarang sebaiknya lakukan olahraga secara rutin. Karena olahraga yang dilakukan secara rutin dengan cara yang benar dapat menurunkan kadar kolesterol jahat.

Efeknya, penderita DM akan semakin mudah menghindari masalah komplikasi. Karena mayoritas masalah komplikasi terjadi akibat tingginya kadar kolesterol jahat di dalam tubuh.

5. Membantu memperbaiki masalah pada saluran pembuluh darah

Olahraga yang dilakukan secara teratur dan dengan cara yang benar juga dapat membantu memperbaiki masalah pada saluran pembuluh darah. Saluran pembuluh darah yang sehat akan membuat penderita DM merasa lebih bugar dan fit.

6. Mengurangi potensi menderita penyakit jantung

Olahraga yang dilakukan secara benar dan teratur juga dapat mengurangi potensi seorang penderita DM untuk menderita penyakit jantung.

7. Meningkatkan kondisi mental dan kejiwaan

Olahraga juga bisa digunakan sebagai sarana untuk meningkatkan kondisi mental sekaligus kejiwaan penderita diabetes melitus.

8. Mencegah pengeroposan tulang

Penderita DM yang rajin berolahraga dengan cara yang benar juga dapat terhindar dari masalah pengeroposan tulang.

9. Meningkatkan kelenturan dan kekuatan otot

Olahraga yang dilakukan secara tepat juga dapat membantu meningkatkan kelenturan dan juga kekuatan otot.

10. Mengurangi potensi seseorang untuk menderita penyakit diabetes melitus

Selain bermanfaat untuk mengatasi penyakit diabetes, olahraga juga dapat membantu mengurangi potensi seseorang untuk menderita penyakit diabetes melitus.

Hal-Hal Penting yang Harus Diperhatikan Oleh Penderita DM Ketika Akan Mulai Berolahraga

Untuk memastikan olahraga bagi penderita diabetes melitus tidak menyebabkan masalah baru, ada beberapa hal yang harus benar-benar diperhatikan oleh penderita DM.

Berikut adalah beberapa hal penting yang harus diperhatikan oleh penderita DM ketika akan mulai berolahraga:

• Frekuensi

Frekuensi adalah hitungan seberapa sering seorang penderita DM harus berolahraga. Karena memang olahraga yang dilakukan terlalu sering justru dapat membahayakan kesehatan penderita diabetes melitus.

• Intensitas

Intensitas olahraga bagi penderita diabetes melitus memang harus dihitung. Karena penderita DM tidak boleh terlalu memaksakan diri dalam berolahraga.

Olahraga bagi penderita diabetes melitus dinyatakan cukup jika denyut nadi penderita DM sudah meningkat sebesar 75% dari denyut nadi normal.

• Durasi

Terlalu lama berolahraga tidak akan membuat penderita DM semakin sehat. Terlalu lama berolahraga justru akan semakin berpotensi memicu munculnya berbagai macam masalah.

Karena itulah, penderita DM lebih disarankan untuk berolahraga kurang lebih selama 30 menit sampai 60 menit.

• Jenis olahraga

Ada banyak sekali jenis olahraga. Namun tidak semua jenis olahraga baik dilakukan oleh penderita DM.

Olahraga yang baik untuk penderita DM adalah jenis olahraga yang dapat meningkatkan daya tahan paru-paru, jantung, dan juga harus disukai oleh penderita DM sendiri.

Jenis Olahraga yang Sangat Disarankan Untuk Penderita Diabetes Melitus

Tidak sembarang jenis olahraga boleh dilakukan oleh penderita DM. Olahraga yang baik dan cocok dilakukan oleh penderita DM adalah yang memiliki irama yang stabil dan efektif dalam membakar kalori.

Berikut ini adalah beberapa macam jenis olahraga yang cocok dan aman untuk penderita DM:

• Jogging

• Renang

• Bersepeda

• Jalan cepat

• Aerobik

• Senam

Selain itu, sebenarnya jika anda setiap hari rutin melakukan pekerjaan rumah tangga sebenarnya anda sudah termasuk melakukan olahraga.

Melakukan pekerjaan rumah tangga dikatakan sangat baik dilakukan oleh penderita DM. Karena kegiatan tersebut termasuk sebagai olahraga bagi penderita diabetes yang aman dan bermanfaat.

Jenis Olahraga yang Sebaiknya Tidak Dilakukan Oleh Penderita DM

Ada beberapa macam jenis olahraga yang sangat berbahaya jika sampai dilakukan oleh seseorang yang menderita penyakit diabetes melitus.

Olahraga yang dinyatakan berbahaya bagi penderita diabetes melitus adalah yang memiliki ritme tidak stabil dan hanya menguras tenaga saja.

Berikut ini adalah contoh olahraga yang tidak cocok dilakukan oleh penderita diabetes melitus:

• Sepak bola

• Voli

• Bulu tangkis

• Basket

• Tenis

Semua jenis olahraga tersebut dikatakan kurang efektif dalam membakar kalori. Jenis olahraga tersebut hanya menguras tenaga.

Mengatasi Masalah Durasi Dalam Olahraga Bagi Penderita Diabetes Melitus

Kita sudah membahas sekilas mengenai durasi yang disarankan untuk melakukan olahraga bagi penderita diabetes.

Penderita DM memang sangat disarankan untuk berolahraga kurang lebih 3 sampai 5 kali dalam seminggu untuk mendapatkan manfaatnya.

Setiap kali berolahraga, penderita DM tidak disarankan untuk melebihi durasi yang sudah ditentukan yaitu selama 30 menit sampai 60 menit.

Permasalahannya, ada beberapa penderita diabetes melitus yang mungkin masih belum terlalu kuat berolahraga selama 30 menit.

Lalu bagaimana cara mengatasi masalah tersebut? jika anda memang belum mampu langsung berolahraga selama minimal 30 menit, maka anda bisa saja memecahnya menjadi beberapa bagian.

Contohnya adalah dengan memecah waktu olahraga menjadi 3 bagian yaitu olahraga selama 10 menit di pagi hari, olahraga 10 menit di siang hari, dan olahraga ringan selama 10 menit di malam hari.

Dengan cara itu, maka anda yang selama ini tidak kuat berolahraga selama 30 menit bisa melakukan olahraga sesuai dengan yang disarankan untuk penderita diabetes melitus.

Tips Aman Berolahraga Bagi Penderita Diabetes

Memang benar bahwa olahraga bagi penderita diabetes dapat menyebabkan berbagai macam masalah jika dilakukan secara asal-asalan.

Oleh sebab itulah, sebaiknya sebelum mulai berolahraga, kami sarankan anda yang menderita penyakit diabetes melitus untuk mengikuti tips berikut ini:

Penderita DM Tipe 1, Perhatikan Hal Ini Selama Berolahraga

Penderita diabetes melitus tipe 1 sangat bergantung pada suntikan insulin buatan. Hal yang perlu diperhatikan oleh penderita DM agar dapat berolahraga secara aman adalah dengan memastikan dosis suntikan insulin yang didapatkan tidak kurang atau berlebihan.

Selain itu, jangan sampai lupa mendapatkan suntikan insulin buatan terutama sebelum anda mulai berolahraga.

Karena penderita DM tipe 1 yang lupa atau tidak mendapatkan suntikan insulin sesuai dosis yang dianjurkan dapat mengalami hipoglikemia.

Penderita DM Tipe 2, Perhatikan Hal Ini Selama Berolahraga

Penderita DM tipe 2 yang sudah bergantung pada suntikan insulin buatan harus waspada dengan beberapa hal seperti penderita DM tipe 1.

Sedangkan penderita DM tipe 2 yang belum membutuhkan suntikan insulin buatan sebaiknya memperhatikan beberapa hal berikut ini:

• Hanya lakukan olahraga jenis menengah setiap hari. Sedangkan olahraga jenis berat bisa dilakukan sebanyak 3 kali dalam seminggu

• Berolahragalah ketika suhu cuaca stabil

• Pilih jenis olahraga yang efektif membakar lemak bukan olahraga yang hanya menguras tenaga saja

• Selalu kenakan sepatu yang sesuai dengan ukuran kaki dan juga nyaman untuk mencegah terjadinya komplikasi luka pada bagian kaki

• Jangan pernah berolahraga ketika kadar gula darah sedang tidak stabil

• Rutinlah berkonsultasi dengan dokter mengenai berbagai hal yang anda rasakan setelah berolahraga

Berbagai Macam Komplikasi yang Rawan Muncul Disebabkan Kesalahan Penderita DM Dalam Melakukan Olahraga

Memang benar bahwa olahraga bagi penderita diabetes meltius tidak hanya bermanfaat saja. Olahraga juga bisa menyebabkan masalah baru bagi penderita diabetes melitus jika dilakukan dengan cara yang salah.

Berikut ini adalah beberapa macam masalah komplikasi yang berpotensi dialami oleh penderita DM akibat tidak melakukan olahraga secara aman dan benar:

• Komplikasi mata

Olahraga yang dilakukan dengan cara yang salah beresiko menyebabkan pendarahan di bagian mata. Selain itu, penderita DM juga beresiko kehilangan penglihatan secara permanen akibat kesalahan dalam melakukan olahraga.

• Komplikasi jantung

Pemilihan jenis olahraga yang salah beresiko memicu masalah pada organ jantung. Organ jantung yang terlalu dipaksakan akan menyebabkan penderita DM mengalami komplikasi penyakit jantung.

• Komplikasi luka pada bagian kaki

Penggunaan sepatu yang nyaman dan sesuai dengan ukuran kaki adalah hal wajib bagi penderita DM yang ingin berolahraga. Kelalaian dalam hal penggunaan sepatu ini berpotensi memicu munculnya masalah luka pada bagian kaki yang dapat berkembang menjadi pembusukan.

Rangkuman Tips Penting Bagi Penderita Diabetes Melitus yang Mau Berolahraga Secara Aman

Anda sudah membaca secara langsung tentang apa saja komplikasi yang beresiko dialami oleh penderita DM yang tidak melakukan olahraga secara benar.

Berikut ini adalah rangkuman tips-tips aman berolahraga bagi penderita diabetes melitus yang sebaiknya anda taati jika tidak ingin mengalami berbagai macam komplikasi:

• Berolahragalah ketika kadar gula darah stabil. Jangan pernah berolahraga ketika kadar gula darah kurang dari 100 mg/dl atau lebih dari 200 mg/dl

• Sebaiknya jangan pernah berolahraga sendirian. Ajaklah teman atau keluarga untuk berolahraga. Karena hal tersebut akan sangat membantu ketika anda sampai mengalami hipoglikemia

• Selalu kenakan sepatu dan pakaian yang nyaman selama berolahraga

• Mulailah berolahraga 2 hingga 3 jam setelah makan pagi

• Mulailah pemanasan sebelum berolahraga dan juga lakukan pendinginan setelah selesai berolahraga

• Selalu bawa makanan kecil seperti biskuit saat berolahraga. Biskuit bisa digunakan sebagai pertolongan pertama jika sampai anda mengalami hipoglikemia

• Pilih jenis olahraga yang memang anda sukai dan bukan termasuk olahraga dengan ritme tidak teratur.

• Selalu waspada dengan kemunculan berbagai gejala aneh saat anda berolahraga

Tanda-Tanda Bahaya Saat Berolahraga Bagi Penderita Diabetes Melitus

Jika tubuh anda memang sudah tidak mampu lagi melakukan olahraga, maka tubuh biasanya akan menunjukkan beberapa tanda-tanda seperti:

• Nafas menjadi pendek

• Dada terasa sangat sesak

• Jantung berdebar sangat cepat

• Kepala pusing dan terasa seperti mau pingsan

• Ulu hati mulai terasa sakit

• Dada terasa nyeri dan rasa nyeri menjalar ke rahang bagian kiri dan juga bahu

Jika anda memang mulai merasakan gejala tersebut, maka sebaiknya hentikan aktivitas anda. Karena gejala-gejala tersebut pertanda bahwa tubuh anda sudah tidak kuat melanjutkan olahraga.

Ingat, olahraga bagi penderita diabetes melitus akan memberikan manfaat jika dilakukan dengan cara yang benar.

Jika dipaksakan, olahraga justru hanya akan menyebabkan masalah baru bagi penderita diabetes melitus.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *